Rumah CSR : Jendela Informasi CSR Terkemuka di Indonesia

Sat11292014

Last updateTue, 18 Nov 2014 11am

Badak NGL, PT

Badak LNGLNG Academy,Pusat pemberlajaran LNG Badak (Badak Learning Center) merupakan upaya PT BADAK NGL mewariskan kiprah dan pengalamannya dalam mengelola bisnis LNG kelas dunia selama lebih dari 33 tahun kepada lingkungan domestik maupun dunia LNG internasional. Salah satu programnya adalah LNG Academy, yaitu program beasiswa penuh pendidikan diploma (D3) politeknik bidang

pengolahan gas kerjasama politeknik negeri jakarta dengan PT BADAK NGL kepada putera-puteri terbaik indonesia. Keunggulan program antara lain: lulus denan ijazah diploma III Politeknik Negeri Jakarta, tidak ada biaya kuliah dan tanpa ikatan dinas, kegiatan teori dan praktek di PT BADAK NGL bontang dengan masa studi 3 tahun (40% teori dan 60% praktek).

Konservasi dan Diversifikasi Produk Buah Mangrove, Melestarikan dan menjaga kawasan mangrove menjadi salah satu kewajiban PT BADAK NGL untuk mengurangi emisi akibat proses produksi yang menghasilkan flare.

Program konservasi mangrove di fokuskan di dua pesisir, yaitu kelurahan tanjung laut indah diatas lahan kosong seluas 16 hektar. Dari luasan itu yang baru ditanami sekitar 5-6 hektar dengan jumlah bibit mangrove 50.000-60.000 batang, 10 hektare sisanya akan ditanami dengan 100.000 batang bibit mangrove. Kawasan kedua adalah dipulau kedinding dengan luasan 6 hektar yang akan ditanami bibit mangrove 60.000 batang.

Pendekatan yang digunakan adalah mengintegrasikan kelastarian hutan mangrove dengan upaya peningkatan ekonomi melalui budidaya bibit mangrove dan non kayu pelaksanaannya dikerjasamakan dengan kelompok tani lestari indah.

Untuk lebih meningkatkan kesadaran akan manfaat hutan mangrove, PT BADAK NGL melakukan pelatihan diversifikasi produk mangrove dengan mendatangkan pelatih dari kelompok tani wonorejo. Pelatihan yang bekerjasama dengan dinas pertanian, kelautan, dan perikanan (DPKP) kota bontang dan kelurahan tanjung laut indah ini menghasilkan kelompok diversivikasi produk mangrove yang terdiri dari para ibu rumah tangga. Program konsevasi hutan mangrove memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Selai mendapatkan penghasilan dari usaha pembibitan dan penanaman yang dijalankan kelompok tani bina lestari, para penanampun mendapatkan penghasilan sampingan antara lain dengan menangkap ikan, kepiting, tiram, dan kerang-kerangan. Anggota kelompok tani sebagian besar adalah ibu-ibu yang awalnya hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Melalui program diversivikasi produk mangrove juga diharapkan akan tumbuh usaha rumah tangga yang mampu memanfaatkan produk hutan mangrove sebagai nilai tambah penghasilan masyarakat. Produk-produk yang bisa dihasilkan dari buah mangrove adalalah sirup, tepung, bahan kosmetika, dan teh. Saat ini produk tersebut masih belum bisa dipasarkan secara umum karena belum mendapatkan sertifikasi dari badan kesehatan.

Berita terkait lainnya